BNN Kota Tasikmalaya Gerebek Rumah Pembuat Pil PCC Ilegal

KOTA TASIKMALAYA (BR).– Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya melakukan penggerebekan sebuah rumah di Kampung Balananjeur, Desa Pagersari, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (5/12/2017) sore.

Dalam penggerebekan tersebut petugas berhasil menemukan ribuan butir Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) ilegal dan langsung disita oleh pihak BNN Kota Tasikmalaya.

Pemilik rumah ini berinisial SA (42) sekaligus pemilik modal. Ini merupakan hasil pengembangan dari temuan PCC yang disita BNN Pusat di Semarang dan Solo beberapa waktu lalu.

“Dari penggerebekan ini kita berhasil mengamankan 5.535 butir pil PCC dan saat itu di rumah ada istri SA, inisila JM (40),” kata Kepala BNN Kota Tasikmalaya, Tuteng Budiman, Rabu (06/12/2017).

Lebih lanjut Ia menjelaskan awal penggerebekan itu pihaknya curiga di Tasikmalaya telah banyak penyebaran pil sejenis PCC, ditambah lagi informasi dari BNN terkait penggerebekan pabrik PCC di Semarang. Dari dasar itu pihaknya berinisiatif mendatangi rumah yang diduga milik pemodal pabrik PCC di Semarang.

“awalnya istri SA menutup-nutupi barang bukti yang ada di rumah tersebut. Namun, BNN tidak percaya begitu saja, dan melakukan penggeledahan di seluruh rumah,” jelasnya.

Saat dilakukan penggeledahan, ribuan pil PCC ditemukan dalam lemari dan ditutupi dengan kardus. Selain itu juga ditemukan bukti laporan transaksi bank bulan Oktober senilai Rp.2.275.000.000.

Kuat dugaan pil yang berhasil diamankan pihak BNN Kota Tasikmalaya tersebut merupakan PCC yang diproduksi di Semarang. Namun, belum dapat dipastikan apakah pil tersebut didistribusikan di Tasikmalaya atau tidak.

“Bukti laporan transaksinya tidak diketahui pembeliannya dari mana. Hasil bukti ini kami serahkan ke Polresta Tasikmalaya karena kami tidak punya wewenang untuk memprosesnya,” ucap Tuteng. (Red)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY