BANDUNG,
— Polemik terhentinya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 4 Soreang selama kurang lebih satu bulan terakhir, akhirnya mendapat penjelasan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bandung.
Berdasarkan informasi dari sekretaris satgas yaitu kabag SDA, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, menegaskan bahwa sekolah tersebut sejatinya sudah terdaftar sebagai penerima program MBG melalui SPPG Bandung Soreang Panyirapan.
Namun demikian, distribusi MBG untuk sementara waktu dihentikan karena dapur penyedia tengah dalam kondisi disuspend.
“Sekolah tersebut sebenarnya sudah mendapatkan MBG dari SPPG Bandung Soreang Panyirapan. Namun saat ini dapurnya sedang disuspend karena masih dalam proses perbaikan fasilitas,” ujar Cakra Amiyana, Rabu (22/4/2026).
Cakra menjelaskan, penghentian sementara ini bukan tanpa pemberitahuan. Pihak SPPG, telah menyampaikan informasi resmi kepada seluruh sekolah penerima melalui mekanisme komunikasi yang telah ditetapkan.
“Pihak SPPG sudah memberitahukan kepada sekolah melalui grup PIC masing-masing sekolah. Informasi tersebut juga sudah dibaca oleh setiap PIC sekolah, jadi secara administratif komunikasi sudah berjalan,” katanya.
Menurutnya, langkah suspend dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan dan standar kelayakan dapur dalam penyediaan makanan bergizi bagi siswa.
Ia menyebut, pemerintah tidak ingin mengambil risiko dalam aspek kesehatan dan keamanan pangan.



