Bupati Dony menegaskan, peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas.
“Ini menjadi pembelajaran penting bagi kita semua. Masyarakat harus lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas. Mudah-mudahan ke depan mereka bisa bekerja di Sumedang dan sekarang bisa berbahagia berkumpul dengan keluarga menjelang Lebaran,” ungkapnya.
Kapolres Sumedang Sandityo turut mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan dari pihak yang tidak jelas, terutama yang menjanjikan pekerjaan di luar daerah dengan imbalan besar.
“Kami menghimbau masyarakat agar waspada terhadap calo-calo yang menawarkan pekerjaan di luar daerah. Jangan mudah tergiur. Jika ada penawaran kerja dari orang yang tidak dikenal, sebaiknya dilaporkan ke pihak kepolisian agar bisa kami cek kebenarannya,” ujarnya.
Ia menilai kejadian seperti ini kemungkinan tidak hanya terjadi sekali. Banyak kasus serupa yang tidak terungkap karena tidak diketahui publik.
“Yang ini mungkin diketahui karena sempat viral. Namun bisa saja masih ada kejadian lain yang serupa. Karena itu masyarakat harus lebih berhati-hati,” katanya.
Ke depan, Kapolres bersama Bupati Sumedang juga berupaya membantu mencarikan pekerjaan bagi kelima warga tersebut di wilayah Sumedang agar tidak perlu kembali bekerja jauh ke luar daerah.
“Insyaallah kami akan mencoba menyalurkan mereka ke beberapa perusahaan atau tempat kerja yang ada di Sumedang,” ujarnya.



