Bandung (
).-Terkait insident yang terjadi saat penyampaian " Kadeudeuh " KORMI Kabupaten Bandung, antara Insan Jurnalis dan salah seorang pengurus KORMI, berikut pernyataan resmi Arief Sulaeman Martondi.
Saya Arief Sulaiman Martondi menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan wartawan atas sikap dan ucapan saya yang dalam situasi sebelumnya kurang berkenan.
Saya sangat menghargai peran penting insan pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Apabila dalam interaksi tersebut terdapat kata-kata maupun sikap saya yang menyinggung atau menimbulkan ketidaknyamanan, hal itu sama sekali bukanlah niat saya.
Saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya karena tidak bermaksud sedikit pun untuk menyepelekan dan menghina profesi wartawan. Kesalahan tersebut murni atas ketidakpahaman saya sebagai pribadi.
Saya menyadari bahwa komunikasi yang baik dan saling menghormati sangat penting antara semua pihak, termasuk dengan rekan-rekan media.
Oleh karena itu dengan kerendahan hati saya memohon maaf secara tulus dan berkomitmen untuk memperbaiki diri agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Peristiwa ini tentu akan menjadi pengalaman berharga bagi saya agar tidak terjadi kembali lagi di masa depan.
Saya pun menegaskan bahwa hal yang saya lakukan adalah murni kesalahan saya pribadi bukan atas nama Organisasi ( KORMI).
Semoga dibulan ramadhan ini dibukakan pintu maaf yang sebesar besarnya. Aamiin



