Ia menegaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Bandung pada tahun 2026 dan seterusnya diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, daya saing daerah, serta pembangunan yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas. Implementasi pembangunan akan berorientasi pada kesejahteraan rakyat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyediaan layanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas, optimalisasi partisipasi masyarakat, peningkatan pelayanan publik, serta tata kelola pemerintahan yang profesional.
Musrenbang ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat dan menghasilkan kesepakatan terkait skala prioritas pembangunan. Seluruh aspirasi masyarakat akan diintegrasikan melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) agar proses perencanaan dan penganggaran berjalan secara konsisten dan terarah.
“Mudah-mudahan melalui Musrenbang ini dapat tercipta kesepakatan dan kesepahaman dalam menyusun skala prioritas pembangunan yang menjadi bahan masukan bagi proses pembangunan Kabupaten Bandung. Kami di DPRD akan mengawal Musrenbang Tahun 2026 dan RKPD Tahun 2027 agar tetap berpedoman pada RPJMD dan fokus pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” tutup Asep Yusuf Salim. ***



