Perusahaan dan BAZNAS turut memberikan tambahan stimulan yang secara keseluruhan mencapai sekitar Rp500 juta.
Bagi penerima manfaat yang memiliki minat berwirausaha, Pemkab Sumedang juga memfasilitasi akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) dengan bunga ringan sebesar 3 persen per tahun.
Sementara bagi penerima bantuan yang ingin bekerja, pemerintah akan memberikan pelatihan keterampilan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dan membantu penyaluran kerja ke sejumlah perusahaan, termasuk Garuda Food dan pabrik baru yang akan beroperasi di wilayah Sumedang.
Pemerintah daerah juga memastikan anak-anak dari keluarga penerima bantuan tetap mendapatkan akses pendidikan dengan dukungan dari Dinas Pendidikan.
“Jadi bukan hanya rumahnya yang diperbaiki, tetapi juga kesehatan, pekerjaan, usaha, hingga pendidikan anak-anaknya kami perhatikan,” kata Dony.
Dalam proses pembangunan rumah, masyarakat sekitar juga dilibatkan melalui gotong royong yang dikoordinasikan oleh RT dan RW setempat.
Untuk tahap pertama, Kabupaten Sumedang mendapatkan sebanyak 552 unit BSPS dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, dengan sekitar 100 unit berada di wilayah Sumedang Kota.
Bupati Dony menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman atas dukungan tersebut.



