Home / REGIONAL / Detail

Diduga Terjadi Mark Up, Penerima Dana BOS di SMP Negeri Di Kabupaten Bandung

Pewarta Editor
Pewarta: HAMDAN Editor: HERI Senin, 09 Maret 2026 12:19 WIB
Diduga Terjadi Mark Up,  Penerima Dana BOS di SMP Negeri Di Kabupaten Bandung

Pangalengan, (BR.NET).—  Kejanggalan serius dalam data jumlah siswa dan penerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mencuat di dua sekolah menengah pertama negeri di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung.

Terjadi selisih angka yang cukup mencolok memunculkan pertanyaan publik tentang transparansi pengelolaan anggaran pendidikan serta lemahnya pengawasan dari pemerintah daerah.

Berdasarkan data yang dihimpun awak media, di SMPN 1 Pangalengan tercatat jumlah siswa sebanyak 1.425 orang. Namun dalam data penerima bantuan dana BOS justru tercantum 1.545 siswa. Artinya terdapat selisih 120 siswa yang hingga kini belum jelas asal-usulnya.

Padahal pada Tahun Anggaran 2025, sekolah tersebut menerima dana BOS sebesar Rp1.807.650.000.

Selisih jumlah penerima BOS dengan data riil siswa ini tentu menimbulkan pertanyaan mendasar, dari mana munculnya tambahan 120 siswa tersebut?

Apakah ini sekadar kesalahan administrasi, atau justru ada dugaan penggelembungan data siswa demi memperbesar alokasi dana BOS?

Ketika awak media mencoba mengonfirmasi hal tersebut ke pihak sekolah pada Senin (9/3/2026), jawaban yang diterima justru menambah tanda tanya.

Pihak sekolah menyampaikan bahwa kepala sekolah dan bendahara tidak berada di tempat.

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar