Untuk mengatasi hal tersebut, Polda Jabar menggandeng berbagai pihak, termasuk Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti BRI, BNI, BTN dan Bank Mandiri, serta koperasi dan perusahaan melalui program CSR untuk membantu penyediaan bibit, pupuk dan alat mesin pertanian.
“Bank sekarang bukan sesuatu yang jauh bagi petani. Perbankan hadir menjadi sahabat petani, tidak hanya berbicara soal angka tetapi juga berinvestasi untuk ketahanan pangan bangsa,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Jawa Barat yang turut mendorong penguatan sektor pertanian di daerah.
Menurutnya, program penanaman jagung serentak ini sangat sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Polda Jawa Barat dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Program seperti ini sangat membantu para petani, baik dari sisi ketersediaan bibit, pembinaan maupun dukungan pembiayaan,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, perbankan dan para petani dapat terus diperkuat sehingga sektor pertanian di Sumedang semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga melalui program ini para petani semakin semangat dalam mengelola lahan pertaniannya dan hasil panennya pun semakin meningkat,” pungkasnya. ***



