Saat ini Pemkab Bandung fokus untuk merealisasikan visi misi serta 57 rencana aksi yang menjadi janji politik pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb.
"Saya dan Kang Ali Syakieb ini dipilih oleh rakyat. Artinya komitmen dan janji politik kami dengan rakyat harus dilaksanakan," tegas Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu.
Ia memastikan program-program unggulan yang menjadi janji politiknya seperti insentif bagi 17 ribu guru ngaji, pinjaman modal bergulir tanpa bunga tanpa jaminan, Beasiswa ti Bupati (Besti), pembangunan infrastruktur jalan hingga perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) akan terus berjalan.
Pada tahun pertama kepemimpinannya, Kang DS-Ali Syakieb telah menyelesaikan perbaikan 3.524 unit rumah tidak layak huni. Sehingga total rutilahu yang telah diperbaiki dalam 4,5 tahun mencapai 32.851 unit rumah.
Pemkab Bandung juga tengah menggarap salah satu program strategis yang juga menjadi janji politik pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb yakni pembangunan Bandung Bedas Convention Center di wilayah Tegalluar, yang terkoneksi dengan stasiun Kereta Cepat Whoosh.
"Saat ini baru memasuki tahap Detailed Engineering Design (DED) setelah sebelumnya menyelesaikan studi kelayakan. Fasilitas ini nantinya akan menjadi pusat pelayanan publik terpadu (MPP) untuk memecah konsentrasi pelayanan agar warga di wilayah timur lebih terlayani," tuturnya.
Di tengah kondisi fiskal daerah yang sangat berat akibat pemangkasan TKD, Kang DS dan Ali Syakieb pun tetap menunjukkan keberpihakan terhadap P3K Paruh Waktu Guru dan Tenaga Kependidikan.
Tak hanya itu, selama setahun ini Bupati Dadang Supriatna dan Wabup Ali Syakieb juga berhasil menyukseskan berbagai program prioritas Presiden Prabowo terutama program MBG, Sekolah Rakyat hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang sukses menjadi percontohan bagi daerah lain.



