Home / PERISTIWA / Detail

Insentif RT/RW Dipersulit, Antre Subuh Berujung Nihil, Kebijakan Pemkab Bandung Tuai Amarah

Pewarta Editor
Pewarta: HAMDAN Editor: HERI Selasa, 17 Maret 2026 15:29 WIB
Insentif RT/RW Dipersulit, Antre Subuh Berujung Nihil, Kebijakan Pemkab Bandung Tuai Amarah

Lebih memprihatinkan lagi, penghasilan tetap perangkat desa hingga kini juga belum cair. Alasan klasik: administrasi. Di saat bersamaan, kebutuhan hidup tak bisa ditunda. Ketika gaji dan insentif sama-sama tersendat, wajar jika muncul pertanyaan, di mana sebenarnya letak keseriusan pemerintah dalam mengurus aparatnya sendiri?

Jika kondisi ini terus dibiarkan, dampaknya bukan hanya pada keterlambatan pencairan, tapi pada runtuhnya kepercayaan. RT/RW, yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan publik, kini justru diperlakukan seolah tidak penting.

Ini bukan lagi sekadar keluhan. Ini peringatan keras. Jika Pemerintah Kabupaten Bandung dan Bank Bjb tetap abai, maka kemarahan ini hanya tinggal menunggu waktu untuk meledak lebih luas.***

Prev
Hal 2 / 2

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Komentar (2)

E

Enjang wahidin

17 Mar 2026, 17:41

Betul ko garda terdepan,wakil presiden pertama rt dan rw kok di persulit insenti walau sedikit kok untuk ngambilnya sulit

H

Heri diana

17 Mar 2026, 17:10

Betul itu bukan nya mempermudah tapi mempersulit .aktipitas .kami sangat setuju deungan kritikan .bpak .saya dukung

Tulis Komentar