Garut (
).– Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah, Kodim 0611/Garut terus melaksanakan pembangunan sejumlah Jembatan Aramco di beberapa titik wilayah Kabupaten Garut. Program ini menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses akibat terpisah oleh aliran sungai.
Pembangunan jembatan dilakukan secara bertahap dengan menyasar sejumlah lokasi strategis yang menjadi jalur penghubung antar desa sekaligus akses vital bagi aktivitas masyarakat.
Pada Tahap I, pembangunan dilaksanakan di dua lokasi. Jembatan pertama dibangun di Sungai Cibalubur, Kampung Cigolewang, Desa Bungbulang, Kecamatan Bungbulang dengan panjang 70 meter. Jembatan ini menghubungkan Desa Bungbulang dengan Desa Cihikeu serta memberikan manfaat bagi sekitar 155 kepala keluarga (KK). Pekerjaan dilaksanakan mulai 18 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026 dan telah selesai 100 persen.
Lokasi kedua berada di Sungai Cisurupan, Kampung Ciburuy, Desa Cipaganti, Kecamatan Cisurupan dengan panjang jembatan 50 meter. Jembatan ini menghubungkan Kampung Babakan Salam Nunggal, Desa Sirnajaya dengan Kampung Ciburuy, Desa Cipaganti yang dimanfaatkan oleh sekitar 50 KK. Pekerjaan berlangsung sejak 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 dan juga telah rampung 100 persen.
Sementara pada Tahap II, pembangunan dilaksanakan di dua lokasi lainnya. Jembatan pertama berada di Sungai Cikandang, Kampung Margaasih, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng dengan panjang 90 meter yang menghubungkan Desa Tanjungjaya dan Desa Tegal Gede. Pembangunan dimulai pada 7 Januari hingga 15 Februari 2026 dan memberikan manfaat bagi sekitar 100 KK. Saat ini pekerjaan telah selesai dengan progres 100 persen.
Selanjutnya, pembangunan jembatan juga dilakukan di Sungai Cipalebuh/Cikaso, Kampung Punaga Jolok, Desa Mandalakasih, Kecamatan Pameungpeuk dengan panjang 80 meter. Jembatan ini menjadi penghubung antara Kampung Punaga Jolok dan Kampung Baru, Desa Mandalakasih, yang memberikan manfaat bagi sekitar 500 KK. Pekerjaan dilaksanakan mulai 7 hingga 21 Januari 2026 dan telah selesai sepenuhnya.
Komandan Kodim (Dandim) 0611/Garut, Letkol Inf Andrik Fachrizal, mengatakan bahwa selesainya pembangunan Jembatan Aramco di sejumlah titik tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses pendidikan dan pelayanan kesehatan bagi warga di wilayah pedesaan.
“Keberadaan jembatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen TNI, khususnya Kodim 0611/Garut, dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang manfaatnya langsung dirasakan oleh warga,” ujarnya kepada media, Jumat (14/03/2026). ***



