“Hal ini tentu perlu menjadi evaluasi bersama karena menyangkut hak anak-anak yang menjadi tujuan utama program MBG,” tambah Deni.
Selain itu, FPC mencermati adanya menu yang kurang diminati siswa, terlihat dari makanan yang tidak dikonsumsi dan dibiarkan. Temuan ini dinilai penting sebagai bahan evaluasi agar penyusunan menu ke depan lebih mempertimbangkan selera dan karakteristik anak sekolah tanpa mengurangi nilai gizi yang dibutuhkan.
Usai menyampaikan berbagai masukan, FPC menegaskan harapannya agar seluruh pihak kembali berpedoman pada regulasi yang berlaku serta menjadikan evaluasi ini sebagai sarana perbaikan bersama, bukan untuk saling menyalahkan.
Audiensi ditutup dengan penandatanganan berita acara yang memuat tiga kesepakatan utama, yaitu:
-
SPPG/SPPI menyatakan terbuka dan siap menerima masukan serta koreksi dari berbagai pihak demi peningkatan kualitas pelaksanaan MBG.
-
Forum Peduli Cikajang akan berperan aktif dalam melakukan pemantauan dan kontrol sosial terhadap pelaksanaan program MBG di Kecamatan Cikajang.
-
SPPG/SPPI berkomitmen melakukan perbaikan sistem operasional MBG, khususnya dalam penyaluran serta penyediaan bahan makanan yang sehat, aman, dan bergizi.
Forum Peduli Cikajang berharap hasil audiensi ini menjadi langkah awal penguatan sinergi antar pemangku kepentingan, sehingga Program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat optimal bagi tumbuh kembang anak-anak di Kecamatan Cikajang.



