Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik memiliki peran penting dalam menunjang kesehatan anak sekaligus meningkatkan konsentrasi dan kemampuan belajar di lingkungan pendidikan.
“Dengan asupan gizi yang cukup dan seimbang, anak-anak dapat tumbuh lebih sehat, aktif, serta mampu mengikuti proses pembelajaran dengan lebih optimal,” tambahnya.
Tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan dan pendidikan, program ini juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran dapur SPPG membuka peluang pemberdayaan tenaga kerja lokal serta mendorong perputaran ekonomi di wilayah setempat.
Mulai dari proses pengadaan bahan pangan, pengolahan, hingga distribusi, diharapkan dapat melibatkan masyarakat sekitar sehingga tercipta efek domino yang positif bagi kesejahteraan warga.
Program Makan Bergizi Gratis ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, mitra pelaksana, maupun masyarakat dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas.
Dengan semangat gotong royong dan sinergi yang terus dijaga, seluruh pihak optimistis bahwa program ini dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat yang luas dan merata.
Grand Launching Dapur SPPG BAHIRA 4 ini pun diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi di wilayah kecamatan Soreang khususnya umumnya Kabupaten Bandung, sekaligus menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mendukung terciptanya generasi emas Indonesia di masa depan.
Pada kesempatan ini juga Camat Soreang Haris Taupik berkesempatan meresmikan Beroperasinya Dapur SPPG BAHIRA 4. ***



