Home / BIROKRASI / Detail

Peringati Isra Mi’raj, Bupati Bandung Sampaikan Duka dan Serukan Aksi Peduli Bencana

Pewarta Editor
Pewarta: ASEP AWING Editor: HERI Senin, 26 Januari 2026 23:48 WIB
Peringati Isra Mi’raj, Bupati Bandung Sampaikan Duka dan Serukan Aksi Peduli Bencana

Kab. Bandung, (BR.NET).- Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Masjid Agung Al Fathu, Selasa (26/1/2026), tidak hanya dimaknai sebagai refleksi atas perjalanan spiritual Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ruang perenungan bersama terhadap berbagai ujian kemanusiaan, khususnya bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat.

Di hadapan jamaah, Bupati Bandung Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS menyampaikan duka cita mendalam atas musibah longsor yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat dan menelan korban jiwa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah longsor di Kabupaten Bandung Barat. Hingga saat ini tercatat sembilan orang meninggal dunia dan sekitar 80 orang masih dinyatakan hilang. Proses pencarian sangat memilukan, karena yang ditemukan bukan lagi jasad korban secara utuh, melainkan potongan organ tubuh. Ini sungguh mengetuk nurani kita semua,” ujar Kang DS dengan nada haru.

Ia menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj sejatinya menjadi momentum refleksi spiritual yang sarat pesan kemanusiaan, di mana ibadah ritual harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial.

“Isra Mi’raj mengajarkan tentang shalat, kedisiplinan, kepedulian, serta hubungan manusia dengan Allah dan sesama. Dalam konteks bencana, ini mengingatkan kita bahwa ikhtiar, empati, dan kebersamaan merupakan bagian dari ibadah,” tuturnya.

Sebagai bentuk konkret kepedulian, Kang DS menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung telah menginstruksikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk terlibat dalam gerakan peduli bencana bagi wilayah terdampak, khususnya Kabupaten Bandung Barat.

“Saya telah menginstruksikan melalui rapat koordinasi agar ASN Kabupaten Bandung melakukan aksi solidaritas untuk KBB. Ini wujud empati sekaligus pengingat bahwa bencana dapat terjadi di mana saja, termasuk di wilayah kita sendiri,” katanya.

Lebih lanjut, Kang DS mengungkapkan bahwa Kabupaten Bandung saat ini berada dalam kondisi kewaspadaan tinggi. Ia menyebut adanya sejumlah laporan retakan tanah di beberapa wilayah, seperti Kamojang, Kecamatan Ibun, hingga Kutawaringin.

Hal 1 / 2
Next

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar