Sementara itu Sekda Tuti, menyambut baik rencana penerapan aplikasi inovasi dari BRIN di Kabupaten Sumedang, khususnya aplikasi Water Test Analysis dan konsep Smart and Sustainable Water System.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi berbasis data dan analisis ilmiah sangat dibutuhkan untuk mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat, terukur, dan berkelanjutan.
“Kami melihat aplikasi ini sangat relevan dengan kebutuhan Kabupaten Sumedang, terutama dalam pengelolaan sumber daya air, antisipasi bencana, serta mendukung proses perizinan yang akuntabel dan berbasis data,” ujar Sekda.
Ia menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Sumedang siap menindaklanjuti hasil audiensi tersebut melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, termasuk Bappeda, BPBD, dan dinas teknis terkait, agar penerapannya dapat dilakukan secara bertahap melalui skema living lab.
“Dengan penerapan teknologi ini, kami berharap proses perencanaan wilayah, pengendalian pemanfaatan air, hingga perlindungan masyarakat dan investor dapat dilakukan secara lebih transparan dan real time,” tuturnya.
Tuti juga menilai kerja sama dengan BRIN menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi Sumedang menuju daerah yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. ***



