Bupati menegaskan bahwa peresmian Smart Pole merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam menghadirkan layanan publik yang modern, efektif, dan berbasis teknologi.
“Smart Pole bukan sekadar tiang lampu, melainkan bagian dari ekosistem smart city yang mendukung pengambilan kebijakan berbasis data, meningkatkan keamanan lingkungan, serta memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, penerapan Smart Pole juga menjadi langkah strategis dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta memperkuat digitalisasi layanan publik di Kabupaten Sumedang. Ke depan, fasilitas ini akan terus dikembangkan dan ditempatkan di sejumlah titik strategis.
“Dengan tiang pintar ini, kita ingin Sumedang semakin aman, tertib, informatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Alita Praya Mitra Joseph Lumban Gaol selaku pengelola utama proyek percontohan Smart Pole menyampaikan bahwa penerapan tiang pintar merupakan langkah penting Kabupaten Sumedang menuju masa depan kota digital.
“Ini adalah inovasi transformasional yang diyakini akan memberikan manfaat luas, baik bagi pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat. Smart Pole bukan sekadar infrastruktur digital, tetapi simbol sinergi antara teknologi dan visi kepemimpinan daerah,” ungkapnya.
Joseph menjelaskan, Smart Pole dirancang sebagai solusi multifungsi terintegrasi yang menggabungkan berbagai perangkat penting dalam satu sistem, mulai dari drone patroli digital untuk pemantauan real time, papan reklame digital, hingga pengeras suara publik untuk mendukung komunikasi kepada masyarakat.
“Seluruh perangkat tersebut terkoneksi langsung dengan Command Center Kabupaten Sumedang, sehingga data dan informasi dari lapangan dapat dimanfaatkan secara cepat, akurat, dan terpadu,” tuturnya.



