Ia menambahkan, keberhasilan implementasi Smart Pole sangat bergantung pada kolaborasi empat unsur utama pembangunan, yakni pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
“Kami memandang Smart Pole bukan hanya sebagai proyek infrastruktur, melainkan fondasi ekosistem kota cerdas yang dapat terus dikembangkan. Dengan konektivitas yang kuat dan data real time, Kabupaten Sumedang kini memiliki landasan yang kokoh untuk mengambil keputusan yang lebih cepat, terukur, dan tepat sasaran,” pungkasnya. ***



