"Alhamdulillah, proker KKN UNSAP sudah berjalan semuanya, mulai dari penataan UMKM (pindang sarirasa, berbagai cemilan, kuliner, dll), 9 tematik, dan termasuk edukasi bagi anak remaja serta RT RW tentang tatacara pengolahan sampah yang baik," paparnya.
Terakhir, tutur Kades, proker (program kerja) dari KKN UNSAP konsolidasi dan sinergis dengan Pemdes Boros, yang berencana wisata Domba Kuring berdampingan dengan Putra Tampomas akan dijadikan sebagai agrowisata.
"Kami siap menjadi penyangga desa wisata, memasukkan program tambahan pada giat KKN UNSAP Sumedang, mengekspos bahwa desa Boros mempunyai lahan 36 hektar untuk dijadikan agrowisata dengan rencana penanaman pohon Kadu," tandasnya.
Menanggapi perihal ini, Ade Irvan Sastranegara, sebagai tokoh masyarakat setempat, sangat senang dengan kehadiran program KKN UNSAP di Desa Boros, karena dapat memberikan sesuatu yang berbeda terhadap desa tersebut.
"Terima kasih telah mau menjalankan program KKN di desa kami. Semoga program yang dikerjakan di desa kami dapat bermanfaat bagi warga sekitar," kata Juragan Kaler (sebutan akrabnya). ***



