Ia memaparkan capaian pembangunan Sumedang, termasuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 75,5, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, serta berbagai program berbasis data (data driven government).
“Hadirnya Wakil Menteri Pendidikan di Tarhib Ramadan Muhammadiyah Sumedang ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memajukan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Bupati.
Puncak acara diisi dengan tausiah Tarhib Ramadan oleh Dr. Fajar Riza Ulhaq. Dalam ceramahnya, Wamen menegaskan bahwa Tarhib Ramadan merupakan bagian dari ikhtiar mempersiapkan diri secara fisik dan mental menyambut bulan suci.
Ia menekankan bahwa Ramadan adalah proses pendidikan karakter, penguatan akhlak sosial, dan pengendalian diri.
Ia juga mengaitkan nilai-nilai Ramadan dengan gerakan nasional Indonesia Asri, Aman, Sehat, Resik, dan Indah, termasuk budaya bersih-bersih, pengelolaan sampah, dan hidup sehat, yang selaras dengan program-program Pemerintah Kabupaten Sumedang.
“Ramadan harus menjadi sarana pendidikan yang membentuk karakter, memperkuat kesadaran sosial, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” tegasnya. ***



