“Saya menyampaikan turut prihatin atas musibah yang menimpa para pekerja. Dari delapan pekerja, empat meninggal dunia, dua tertimbun namun selamat, dan dua lainnya berhasil lolos,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi kerja cepat dan kolaboratif seluruh pihak dalam proses evakuasi. Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, bucap terima kasih kepada Tim SAR gabungan yang telah bekerja keras dan cepat.
“Walaupun takdir ada di tangan Tuhan, tetap ada sebab yang harus kita waspadai. Keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap aturan harus menjadi perhatian utama agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Berikut data Korban Selamat dan Meninggal Dunia
Berdasarkan data dari Basarnas, empat pekerja (korban) berhasil selamat, yakni:
- Dian (41) – Buruh kuli, warga Cisempur (dievakuasi ke RS Universitas Padjadjaran)
- Ahmid (71) – Buruh kuli, warga Cisempur (dievakuasi ke RS Universitas Padjadjaran)
- Dahlan (42) – Mandor, warga Cisempur (selamat, berada di lokasi kejadian)
- Satu pekerja lainnya berhasil lolos dari timbunan saat kejadian
Sementara itu, empat pekerja lainnya dinyatakan meninggal dunia, yaitu:
- Ivan – Buruh kuli, warga Rancaekek.
- Ujang – Buruh kuli, warga Rancaekek.
- Ade Hilir – Buruh kuli, warga Desa Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung.
- Heri – Buruh kuli, warga Karasak, Sumedang.
Adapun, seluruh korban yang meninggal dunia telah berhasil dievakuasi dan selanjutnya ditangani oleh pihak berwenang. ***



