Home / PERISTIWA / Detail

Warga Menanti Tindakan Bupati Bandung Dalam Menyikapi Peredaran Miras di Gandasari

Pewarta Editor
Pewarta: HERI Editor: HAMDAN Kamis, 19 Maret 2026 15:18 WIB
Warga Menanti Tindakan Bupati Bandung Dalam Menyikapi Peredaran Miras di Gandasari

Bandung, (BR.NET).– Seruan untuk memberantas judi online (judol) dan peredaran minuman keras (miras) sebagaimana disampaikan Wakil Ketua DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal dan Bupati Bandung H. Dadang Supriatna dalam berbagai kegiatan bersama masyarakat Kabupaten Bandung, kembali menjadi sorotan.

Dalam sejumlah kesempatan, keduanya menegaskan komitmen agar Kabupaten Bandung menjadi wilayah zero judol dan bebas dari peredaran miras.

“Kabupaten Bandung harus zero judol dan peredaran miras. Perangi judol dan peredaran miras,” demikian seruan yang kerap digaungkan.

Namun, kondisi di lapangan dinilai bertolak belakang. Peredaran miras yang diduga berada tidak jauh dari Kompleks Pemda Kabupaten Bandung disebut masih berjalan lancar dan aman, bahkan di bulan Ramadan.

Situasi ini memicu keresahan warga sekitar. Mereka menilai aparat setempat terkesan diam dan menutup mata terhadap aktivitas tersebut.

Ketegangan pun meningkat di Desa Gandasari, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, pada Kamis (19/3/2026). Warga yang sebelumnya telah menyampaikan peringatan resmi terkait maraknya peredaran miras, mengaku belum melihat adanya tindakan nyata dari aparat penegak hukum.

Peringatan tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Desa Gandasari tertanggal 19 Maret 2026. Dalam surat itu, masyarakat—mulai dari pengurus DKM, majelis taklim, hingga remaja masjid—diajak turut menjaga keamanan lingkungan di titik-titik rawan.

Surat tersebut juga ditembuskan kepada sejumlah pihak, di antaranya Camat Katapang, Kapolsek Katapang, Danramil Arjasari, Kepala Desa Gandasari, MUI Kecamatan Katapang, DMI Kecamatan Katapang, serta para Ketua RW se-Desa Gandasari.

Hal 1 / 2
Next

Dukung Jurnalisme Kami

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung independensi kami agar terus dapat menyajikan berita yang akurat dan terpercaya.

Tags: miras

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar